Tips dan Trik Seks

5 Bahaya Onani Yang Wajib Di Ketahui Oleh Pria

Posted On August 31, 2017 at 8:18 am by / No Comments

Onani, bahaya onani, dampak buruk onani, akibat onani, efek onani, onani merusak sperma, onani tidak sehat, karena onani, onani berbahaya bagi tubuh, jangan melakukan onani

Onani atau biasa disebut masturbasi bisana rentan terjadi pada usia 17 tahun hingga 23 tahun. Onani sendiri terjadi karena adanya dorongan hormon testosteron, didunia hampir 90% anak remaja pernah melakukan onani.

Dan bahayanya bila anda sering melakukan onani adalah kecanduan dan juga ketergantungan. Dan anehnya, bahaya onani justru tidak banyak disadari oleh pria. Kebanyakan kita berpikir onani adalah hal yang normal, bahkan ada bahasa pembenaran yang bilang “mending onani daripada memperkosa”.

Waduuhh,, di satu sisi ada benarnya juga sih, tapi dengan mengetahui bahaya-bahaya yang dapat timbul karena onani akan membuat mimpi basah menjadi opsi paling aman daripada onani ataupun memperkosa.

Pada dasarnya, laki-laki sudah bisa melakukan onani sejak berusia belasan tahun, tepatnya setelah ia sudah mengalami puber. Rata-rata laki-laki remaja pernah melakukan kebiasaan mereka onani setelah disunat.

Bahayanya, pria terkadang tidak pandang bulu dengan cairan lubrikasi yang ia pilih saat melakukan masturbasi. Ada yang pakai sampho, terkadang baby oil, kadang juga ada yang pakai sabun colek. Masing-masing cairan lubrikasi juga memiliki resiko berbahaya sebenarnya, karena beberapa cairan tertentu bisa masuk melalui pori-pori kulit atau bisa juga masuk lewat saluran lubang kencing.

Khusus untuk kamu-kamu yang doyan onani, pada artikel ini akan saya dedikasikan sedikit waktu guna memberikan kamu informasi 5 bahaya onani wajib diketahui pria. Jangan berpikir resiko onani memang hanya ada 5. Sebenarnya ada banyak sekali yang sudah dibuktikan menurut penelitian.

Kita langsung saja ke poin-poinnya…. Dibawah ini adalah 5 dampak atau bahaya melakukan onani secara berlebihan :

 1. Ketagihan Yang Berkepanjangan

Ketika pria sudah terbiasa onani, kegiatan ini kemudian akan menjadi sebuah kebutuhan baginya. Pada kasus yang kronis, pria bahkan tidak bisa tidur tanpa melakukan onani terlebih dulu. Pada tahap awal, remaja biasanya melihat hal-hal yang membuat ia terangsang untuk melakukan onani.

Pada tahap kebiasaan yang parah, pria akan mencari hal-hal yang bisa membuatnya terangsang agar bisa onani. Seperti layaknya semua bentuk ketergantungan, ketagihan terhadap onani juga akan menimbulkan bahaya. Frekuensi onani yang terlalu sering juga akan meningkatkan resiko bahaya onani yang lainnya.

 2. Lebih Memilih Onani Daripada Seks

Ini biasanya terjadi ketika sudah berumah tangga. Pria yang sudah terbiasa onani akan mudah bosan pada aktivitas seksnya dan lebih memilih masturbasi ketimbang hubungan seks yang sebenarnya.

Pria akan berpikir: Saya bisa berhubungan seks dengan siapa saja dalam pikiran saya saat sedang onani, saya bisa melakukannya dengan berbagai posisi tanpa harus terbatas kemampuan fisik saya dan saya bisa melakukannya dimana saja, kapan saja.

Garis bawahnya, pria yang terbiasa onani akan menemukan kepuasan yang lebih besar saat masturbasi ketimbang berhubungan badan dengan istrinya.

Perlu diingat bahwa frekuensi seks yang teratur tidak hanya dibutuhkan oleh pria. Dalam pernikahan, wanita juga membutuhkan hal yang sama. Harmonis tidaknya rumahnya tangga, salah satu faktor yang berpengaruh juga adalah kesehatan kegiatan seksual suami istri. Jika pria sudah memilih onani ketimbang seks, ini bisa jadi bahaya bagi pernikahan.

 3. Perasaan Berdosa Yang Mendalam

Onani, bahaya onani, dampak buruk onani, akibat onani, efek onani, onani merusak sperma, onani tidak sehat, karena onani, onani berbahaya bagi tubuh, jangan melakukan onani

Jangan bohong! Semua pria yang melakukan onani (sebelum akhirnya sangat terbiasa) akan merasakan perasaan bersalah dan berdosa setelah onani. Apa penyebabnya rasa bersalah setelah onani ini?

Ada beberapa alasan. Menurut penelitian di Inggris, rasa bersalah tersebut datang karena pria mengetahui dengan sadar bahwa onani bukanlah sebuah perilaku seksual yang normal. Dan karena kebanyakan laki-laki melakukan onani di usia remaja, pengalaman seksual pertama yang ia anggap tidak normal membuat perasaan bersalah itu datang.

Akibatnya, ada rasa tidak percaya diri dalam pergaulan dan kehidupan sosial remaja. Apalagi karena pembahasan soal onani pasti bukan pembahasan yang bisa dibicarakan secara terbuka dengan laki-laki remaja lain, apalagi dengan guru olahraga.

Ketika perasaan bersalah ini terus disimpan sendirian, resiko terbesarnya adalah membuat laki-laki tersebut tumbuh menjadi pria yang minder dan tertutup.

 4. Ejakulasi Dini Dan Susah Ereksi

Onani adalah kegiatan seks kilat karena dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan dengan perlengkapan secukupnya (air, sabun dan beberapa lembar tisu). Tidak ada pria yang bisa menikmati onani seperti menikmati seks: melakukan rangsangan dengan pelan-pelan dan berusaha bertahan lebih lama sebelum ejakulasi. Pada umumnya, pria mau ejakulasi dengan cepat ketika onani.

Nah, saat ini sudah menjadi sebuah kebiasaan dalam sistem saraf, pria tidak lagi dapat bertahan lama saat berhubungan seks dengan pasangannya (istri ya, bukan pacar). Dan jangan berpikir ejakulasi dini baru akan datang setelah kamu tua. Bahayanya, 45% ejakulasi dini terjadi pada pria berusia di bawah 30 tahun, dan 75% dari mereka karena kebanyakan onani.

Salah satu bentuk bahaya lain yang bisa datang karena onani adalah kesulitan untuk ereksi saat akan melakukan hubungan intim yang sebenarnya. Saat onani, pria melalukan rangsangan hingga ereksi dengan imajinasi dan sentuhan yang ia lakukan sendiri. Ketika saraf sudah terbiasa dengan sistem seperti ini, rangsangan sebenarnya yang datang dari lawan jenis akan sulit membuat sang pria ereksi.

Kalaupun ereksi berhasil, ini tidak akan berlangsung lama saat sedang melakukan hubungan seks. Penis biasanya jadi letoy lagi saat sedang penetrasi dan pria harus dirangsang lagi dari awal untuk mengembalikan ketegangan di selangkangannya itu. Ribet kan?

 5. Kwalitas Sperma Menjadi Kurang Sehat

Onani, bahaya onani, dampak buruk onani, akibat onani, efek onani, onani merusak sperma, onani tidak sehat, karena onani, onani berbahaya bagi tubuh, jangan melakukan onani

Terlalu sering melakukan masturbasi atau onani setiap hari bisa menyebabkan sperma dan kepadatan air mani tidak akan keluar secara normal.

Jika Anda dan pasangan sedang mencoba untuk hamil, Anda yang sering masturbasi mungkin perlu membatasi hobi Anda tersebut guna melestarikan jumlah sperma sehat yang tersedia untuk pembuahan telur.

Lebih baik anda membiarkan sperma banyak di dalam air mani daripada terus menghambur-hamburkannya, jadi peningkatan kesuburan dapat terjamin.

Bagaimana Jika Kwalitas Sperma Kita Sudah Tidak Sehat Lagi

Untuk anda yang sudah terlanjur mengalami hal itu, jangan pesimis dan berkecil hati. Karena saat ini sudah ditemukan ramuan herbal untuk memperbaiki kualitas sperma.

Onani, bahaya onani, dampak buruk onani, akibat onani, efek onani, onani merusak sperma, onani tidak sehat, karena onani, onani berbahaya bagi tubuh, jangan melakukan onaniRamuan herbal itu adalah S COUNT, sebuah obat herbal yang telah melewati beberapa uji laboratorium ini mampu memperbaiki kwalitas sperma hingga 100 %.

Terbuat dari ramuan ramuan herbal membuat obat ini sangat aman di konsumsi dan juga tanpa efek samping. Lebih hebatnya lagi S COUNT telah mendapat ijin edar dari BPOM.

Kandungan yang ada di dalam kapsul herbal S Count dipercaya memiliki khasiat untuk meningkatkan kesuburan, memperbanyak jumlah sperma, mengentalkan sperma, dan menambah gairah seksual pria. Mengkonsumsi S Count secara rutin dapat membantu kinerja seksual Anda dengan sangat baik.

Dalam setiap kapsul SCount (500 mg) mengandung:

  • Pimpinella Pruatjan Radix Ekstrak 318 mg
  • Gingseng Radix Ekstrak 104 mg
  • Zingiber Officinale Rizoma Ekstrak 52 mg
  • Piper retrofractum fructus Ekstrak 26 mg

Manfaat kapsul herbal S Count:

Membantu memperbanyak jumlah sperma sampai 300%

Membantu mengentalkan sperma encer

Meningkatkan stamina pria

Membantu meningkatkan kualitas kesuburan sperma

Meningkatkan kesehatan pria secara keseluruhan, baik kesehatan seksual dan tingkat kebugaran pria.

Detail produk:

Nama : S COUNT

Kemasan : Botol (lihat gambar diatas)

Isi : 50 kapsul @500 mg

POM TR. : 163 397 951

Pesan : Untuk mendapatkan produk asli S Count, pastikan Anda membelinya di website resmi yang menjual obat kuat BPOM S Count atau di marketplace yang sudah direkomendasikan oleh website tersebut. Hal ini bermaksud agar terhindar dari obat kuat BPOM yang palsu.

Onani, bahaya onani, dampak buruk onani, akibat onani, efek onani, onani merusak sperma, onani tidak sehat, karena onani, onani berbahaya bagi tubuh, jangan melakukan onani

Komentar

Komentar